Header Ads

Ditemukan Cadangan Migas Besar di RI, Namun Bakal Dikelola Asing!


Konsorsium Repsol, Pertronas, dan Mitsui Oil Exploration telah menemukan cadangan gas di blok Sakakemang. Perusahaan memberikan estimasi awal setidaknya 2 triliun kaki kubik (TCF) dari sumber daya yang dapat diproduksi.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, temuan cadangan gas ini adalah temuan signfikan dan merupakan yang terbesar keempat di dunia pada 2018, setelah pengeboran sumur Calypso 1 di Cyprus, Obskaya Savernaya 1 di Rusia, dan 1-STAT-010A-SPS di Brazil.

"Jaraknya cuman 60 km dari pipa blok Corridor, jadi gasnya bisa dialirkan ke Jawa dan Singapura. Makanya ini potensial dan keekonomiannya sangat bagus," ujar Dwi ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Adapun, Manajer Eksplorasi Asia Tenggara Repsol David Ramos menambahkan, pihaknya percaya bahwa blok ini ekonomis untuk dikembangkan. Ia menuturkan, Repsol akan mencoba untuk mempercepat ke tahap produksi.

"Kami harap dalam kurun waktu lima tahun dari sekarang, blok ini bisa berproduksi," pungkasnya.

Sebelumnya, pengeboran sumur eksplorasi KBD-2x yang dilakukan konsorsium Repsol, Pertronas, dan Moeco membuahkan temuan cadangan gas baru di blok Sakakemang. Perusahaan memberikan estimasi awal setidaknya 2 triliun kaki kubik (TCF) dari sumber daya yang dapat diproduksi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Riset Wood Mackenzie Andrew Harwood mengatakan, pada 2024 atau 2025 adalah perkiraan realistis untuk produksi pertama, dan dengan perkiraan sumber daya 2 TCF, lapangan dapat menghasilkan sekitar 300 MMCFD untuk sekitar 15 tahun.

"Kami juga percaya ada potensi perkiraan volume untuk meningkat seiring pengerjaan penemuan tersebut berlangsung," ujar Andrew melalui keterangan resminya, Kamis (21/2/2019).


Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :




loading...





Tidak ada komentar