Header Ads

Di Madura, Sandi Ditolak 15 Orang, Tapi Disambut Ratusan Emak Emak


Pro kontra mewarnai kunjungan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Sampang Madura, Jawa Timur, Rabu (2/1/2019).

Sebelum kunjungan, Sandiaga Uno ditolak puluhan massa yang mengatasnamakan Laskar Aswaja Indonesia Kabupaten Sampang, Madura.

Massa yang menolak kedatangan Sandiaga Uno melakukan aksi di depan Monumen Perjuangan Sampang pada Seala, 1 Januari 2019.

Dalam selebaran yang dibagikan kepada warga, Laskar Aswaja membeberkan alasan mengapa Sandiaga Unp pantas ditolak di Sampang.

Laskar Aswaja menilai, Sandiaga Uno ditolak di Sampang karena memiliki dosa akhlakul karimah, dosa sosial ekologis, dan dosa korupsi.

“Kami dari Laskar Aswaja Indonesia melakukan aksi damai penolakan Sandiaga Uno di Sampang. Nah, untuk alasannya, sebenarnya kita lebih kepada mencerdaskan masyarakat Sampang atau menyebarkan-menyebarkan agar masyarakat Sampang lebih cerdas, bagaimana memilih pimpinan daerah atau memilih pimpinan negara supaya negara Indonesia ini ke depannya lebih baik,” ucap salah satu Laskar Aswaja.

Meski ditolak Laskar Aswaja, Sandiaga tetap melakukan kunjungan dan menemui ratusan emak-emak di Lapangan Wijaya Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Sampang, Madura, Rabu, 2 Januari 2019.

Sandi diserbu emak-emak sejak tiba dan berjalan kaki menuju Lapangan Wijaya Sampang sekitar pukul 08.00 WIB. Di tempat ini, Sandiaga melakukan senam sehat bersama ratusan emak-emak.


Masyarakat tidak ingin melewatkan kesempatan untuk bersalaman atau berswafoto dengan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Bahkan pasangan suami istri Wahyu dan Faradila bersedia menunggu sejak pukul 06.00 pagi demi didoakan agar anak pertama mereka yang masih dalam kandungan dilahirkan sehat.

“Saya ingin anak saya didoakan Pak Sandi. Alhamdulillah terwujud. Senang rasanya. Nggak rugi menunggu dua jam,” kata Faradila, seperti dikutip dari keterangan tertulis Gerindra, Rabu (2/1/2019).

Begitu sampai tempat senam, emak-emak langsung menyerbu panggung dan tidak memberikan kesempatan untuk bicara atau senam sekalipun, meski musik senam sudah terdengar dari pengeras suara.

Upaya panitia agar para peserta mundur satu meter dari tempat senam tidak dihiraukan sampai akhirnya Sandi meminta para peserta senam sabar dan mengambil posisi untuk mengikuti gerakan instruktur.

“Ayo kita senam dulu, biar sehat dan berfikiran positif,” ujar Sandi.

Dalam dialognya, Sandi menyampaikan pesan dari Prabowo Subianto bahwa fokus pasangan nomor urut 02 adalah ekonomi.

“Kami fokus pada ekonomi, harga-harga stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja. Kita akan berdayakan tenaga kerja lokal dan membatasi tenaga kerja ading,” terang Sandi.

Seusai acara senam, Ibu Meta dari Rumah Kerudung Syifa memberikan sumbangan dana kampanye, begitu juga saat Sandi sudah berada di mobil untuk melanjutkan sosialisasinya di pulau garam tersebut. Pria bernama Kholil dan Ibu Iris juga memberikan sumbangan.


Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar