Header Ads

Mahasiswa Papua Teriakkan "Papua Merdeka" dan Pakai Simbol Bintang Kejora di Tengah Kota Surabaya


Ironis, ketika pihak petahana sibuk menggagalkan reuni 212 yang dituduh ingin mengganti sistem negara dengan khilafah, ratusan mahasiswa Papua melakukan aksi memperingati kemerdekaan Papua Barat di Jalan Pemuda, Surabaya. Sempat terjadi aksi lempar batu antara mahasiswa Papua dan ormas.

Namun aksi ini dihalau dan dihadang polisi dan beberapa ormas Bela NKRI. Di antaranya, Pemuda Pancila, Lasykar Merah Putih, Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), PSHT dan lain-lain.

Dilansir dari detikcom, sebuah water canon diparkir di tengah Jalan Pemuda menghalau aksi. Sempat terjadi lempar batu dan sampah antara mahasiswa Papua dan massa Bela NKRI.

Petugas kepolisian dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya langsung memukul mundur mahasiswa Papua. Polisi pun langsung memblokade mahasiswa Papua dengan cara melingkar agar tidak anarkis.

Aksi lempar batu dipicu lantaran salah satu mahasiswa Papua memakai ikat kepala bergambar Bintang Kejora. Mahasiswa juga meneriakkan Papua bukan Merah Putih. "Papua bukan merah putih, Papua merdeka, Papua merdeka," teriak beberapa mahasiswa, Sabtu (1/12/2018).

Aksi yang berlangsung sekitar 5 menit itu reda. Meski begitu, polisi tetap bersiaga dan mengamankan jalannya aksi.

"Mundur, mundur, sabar, sabar...Jangan mudah terprovokasi," teriak petugas kepolisian

Para mahasiswa melakukan aksi dengan membawa sejumlah atribut spanduk dan poster. Tak hanya itu, mereka juga meneriakkan revolusi west Papua. "Revolusi Papua Revolusi..Revolusi Papua," ujar orator aksi.

Sementara Jalan Pemuda ditutup total. Arus lalu lintas dialihkan ke beberapa titik jalan.
(fat/fat)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar