Header Ads

Setelah Iklan di Bioskop, Muncul RBT Lagu Jokowi Saja, Kata Mereka : "Yang Penting Tidak Melanggar Aturan"


Di media sosial atau bahkan aplikasi perpesanan WhatsApp, viral informasi mengenai adanya Ring Back Tone (RBT) bernuansakan politik. Informasi viral yang diterima merdeka.com adalah mengenai RBT dukung Jokowi melalui lagu 'Jokowi Saja'.

Ketika ditanyakan perihal ini kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dia bilang akan melakukan kroscek tentang informasi itu. Dia pun belum bisa berkomentar terlebih dahulu.

"Nanti saya cek dulu," kata menteri yang akrab disapa Chief RA ini saat ditemui di kantornya, Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Senin (17/9), malam.

Keesokannya, Selasa (18/9), Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, menjawab secara formal melalui keterangan resmi tentang informasi viral RBT tersebut. Menurutnya, hal itu dimungkinkan mengingat kerjasama antara operator seluler dengan penyedia konten adalah bersifat business to business.

"Yang penting tidak melanggar larangan dari Peraturan Menteri (Permen) Kominfo No 9 Tahun 2017," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam Permen tersebut mengatur larangan bagi Penyedia Konten menyediakan informasi yang bermuatan: Bertentangan dgn Pancasila & UUD NRI 1945, Berpotensi menimbulkan konflik SARA, Melanggar kesusilaan & pornografi, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan, Pencemaran nama baik, Pelanggaran HAKI, dan Bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Dalam Permen tersebut juga diatur bahwa Penyedia Konten wajib berikan informasi yang lengkap, benar dan akurat tentang konten yang disediakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata dia.

Di Permen tersebut juga diatur bahwa RBT yang dapat diganti dengan potongan lagu, musik atau suara khas lainnya disediakan oleh operator seluler bekerja sama dengan penyedia musik baik individu maupun asosiasi. [faz]


Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar