"Gak Papa Jarang Solat, Asal Coblos PKB, Didoakan Husnul Khotimah dan Masuk Surga Bareng Kyai" - Radar Pribumi

Header Ads

"Gak Papa Jarang Solat, Asal Coblos PKB, Didoakan Husnul Khotimah dan Masuk Surga Bareng Kyai"


Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengajak seluruh kader NU dan elemen bangsa yang ingin bergabung ke PKB. Ini karena PKB bisa dimasuki atau didukung seluruh elemen bangsa.

Cak Imin juga meminta doa khusus kepada beberapa kiai khos yang hadir dalam Konsolidasi Kader PKB se-Jatim di DBL Arena Surabaya, Sabtu (29/9/2018). Di antaranya adalah KH Anwar Mansur, KH Anwar Iskandar (Gus War), KH Zainuddin Jazuli dan KH Abdus Salam Mujib.

"Semoga yang nyoblos PKB didoakan husnul khotimah. Bareng sama kiai-kiai di Surga. Yang solatnya jarang dan nggak lengkap, ayo coblos PKB, jangan khawatir, karena sudah didoakan husnul khotimah," kata Cak Imin di atas podium.

"Nggak papa solatnya jarang, yang penting nyoblos PKB, Insya Allah husnul khotimah," ujarnya berulang kali.

Baca : Pemerintah Sebut Aksi Gerak Cepat Relawan FPI di Palu adalah HOAX!

Baca : Nasi Kotak Telat Datang, Pendukung Jokowi Ngamuk

Baca : Kisah Pemuda yang Wafat Tertimpa Tembok Karena Tetap Kumandangkan Adzan saat Gempa di Palu


Di depan Cawapres KH Ma'ruf Amin, Cak Imin berani menargetkan 80 persen kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim. Dia meminta seluruh kader PKB solid dan mencoblos nomor 1 pada Pilpres 2019.

"Pak Jokowi pada Pemilu 2014 dulu di Jatim menang 60 persen. Nah, pada 2019 ini Pak Jokowi-Ma'ruf bisa menang 80 persen. Apa kalian siap dan sanggup?" teriak Cak Imin.

Ribuan kader PKB yang hadir menjawab siap dan sanggup memenangkan 80 persen suara Jokowi-Ma'ruf di Jatim.

Menurut Cak Imin, ada alasan utama kenapa Jokowi memilih Kiai Ma'ruf sebagai cawapresnya. Di antaranya karena Ma'ruf akan melengkapi program revolusi mental Jokowi.

"Kerja Jokowi sebagai presiden untuk memajukan negara sudah menampakkan arahnya. Namun negeri yang maju tidak ada artinya tanpa kekuatan SDM-nya. Karena itu Pak Jokowi perlu berdampingan dengan ulama yang akan menentukan ke mana arah bangsa ini harus berjalan," pungkasnya. [tok/suf/beritajatim]


Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar