Header Ads

Tulisan Ini Membongkar Kedunguan Akut Admin KataKita


Gambar  ini beredar di halaman facebook KataKita dengan narasi: Good Job Pak Jokowi.. dgn dana 600 miliar lebih untuk ASIAN GAMES tapi bisa menguntungkan 45,1 triliun, dan hebatnya, semua negara mengacungkan jempol buat Indonesia…

Saya setuju nada optimistis yang dihasilkan oleh postingan itu. Ada ribuan like, share dan comment yg merayakannya. Cuma kok kenapa tak ada satupun yg  mempertanyakan  hitungan-hitungannya. Seolah 45 T itu uang kecil susuk blonjo tadi pagi atau uang sisa taruhan bola. Semua kesimpulan, benar-benar hanya ditarik dari gambar dan narasi. Hanya sebuah meme!

Saya mencoba mengecek sumbernya. Ternyata dari berita di beberapa portal berita. Teratas di detik judulnya: Gelar Asian Games, RI Dibanjiri Duit Rp 45 Triliun. Saya membaca dan segera menemukan di mana mis-nya. 

Dalam wawancara dengan wartawan, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan berdasarkan data Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committe (Inasgoc) dampak langsung pengeluaran  dari pelaksanaan Asian Games dapat mencapai Rp 3,6 triliun. Angka tersebut terdiri dari pengeluaran di Jakarta sebesar Rp 2,5 triliun dan Rp 1,1 triliun di Palembang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan angka tersebut didorong dari pengeluaran akomodasi sebesar Rp 1,3 triliun, transportasi Rp 640 miliar, makanan dan minuman Rp 628 miliar, dan belanja mencapai Rp 560 miliar serta hiburan Rp 280 miliar.

Kemudian, biaya konstruksi diperkirakan mencapai Rp 34 triliun. Sedangkan biaya operasional mencapai Rp Rp 7,2 triliun sehingga total penyelenggaraan mencapai Rp 45 triliun.

"Dengan demikian, total dampak langsung penyelenggaraan Asian Games 2018 dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasioanl terhitung dari 2015 sampai 2018 mencapai Rp 45 triliun," katanya.

Dampak langsung yang dimaksudkannya adalah dampak event itu bagi keuangan negara. Bukan dampak ekonomi.  Semuanya total  general kita sebagai penyelenggara akan keluar Rp45 triliun.

Lalu, apakah ada pemasukan?

Bambang hanya  berharap. "Peluang ekonomi dapat dimanfaatkan dari penyelenggaraan Asian Games 2018 dapat dicapai dengan menggencarkan promosi lebih tepat sasaran.”

Amien. Saya kira, dalam kondisi seperti ini kita hanya bisa berharap.  Event seperti ini memang bisa berfungsi sebagai katalis untuk pembangunan dan peningkatan pembangunan di masa depan. Jika beruntung, mungkin bakal berdampak pada 5 atau 10 tahun nanti.

Tapi, jika itu terlalu lama, dan meme-meme seperti ini cukup untuk menyenangkan Anda hari ini, saya juga tidak bisa melarang. Toh kita semua hanya ingin berpikir positif, kan?

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar