Header Ads

TERHEBOH! 1,5 Tahun Hilang Ditelan Gelombang Pantai Selatan, Nining Muncul Tiba-tiba


Kasus Nining Sunarsih, 53, warga Kampung Cibunar RT 5/2, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi yang kembali ditemukan setelah hilang 18 bulan di Pantai Citepus Palabuhanratu, masih menjadi misteri.

Kepala Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Wahyu Handriana mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap Nining, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda orang bekas tenggelam.


"Sekalipun memang, saat pemeriksaan awal tim medis menemukan pasir pada sekujur tubuhnya," kata Wahyu sebagaimana dilansir Radar Bogor (Jawa Pos Grup), Selasa (3/7).

Wahyu menjelaskan, lazimnya korban tenggelam, biasanya pada paru-paru seseorang terdapat banyak cairan.

"Ada perubahan kulit yang condong keriput. Namun, pada tubuh Nining ini kami tidak menemukannya,” tambah dia.

Sementara itu, Polres Sukabumi Kota rencananya bakal secepatnya melakukan penyelidikan atas perkara yang menghebokan seluruh masyarakat ini.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Condro Purnomo saat mengunjungi kediaman Nining.

“Terkait dengan Bu Nining ini, bagi kepolisian faktanya kami menemui seorang ibu-ibu dalam kondisi terkulai lemas dirumahnya. Selanjutnya, kami sarankan agar Nining kembali di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, karena keterangan darinya amat penting bagi kami,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (2/7).

Setelah Nining kembali pulih, lanjutnya, kepolisian bakal meminta keterangan dan fakta sebenarnya terkait perkara ini.

Selain itu, pihaknya telah mengumpulkan beberapa keterangan dan bukti-bukti terkait Nining ini.

“Kami sudah kumpulkan keterangan dari pihak keluarganya, termasuk beberapa barang bukti berupa barang-barang yang digunakannya. Selain itu, kami bakal berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi. Sedangkan kesehatan Nining untuk saat ini prioritas kami,” tegasnya.

Pengakuan Warga Sekitar

Ditempat yang sama, Daman (62), tetangga Nining menceritakan kegiatan sehari-harinya.

Menurutnya, ibu dua anak ini dikenal aktif di lingkungan masyarakat. Dirinya juga mengaku, mengetahui selama ini Nining dikabarkan hilang ditelan ombak pantai selatan.

“Setiap harinya, dia beraktivitas sebagai ibu rumah tangga yang juga aktif sebagai kader posyandu. Kami selama ini mengenal Nining cukup baik dengan tetangga dan lingkungan,” terangnya.

Pria yang berprofesi sebagai supir angkutan sayur ini mengaku, sebelum dinyatakan hilang, dirinya tidak mendengar Nining terlibat persoalan.

Dirinya hanya mengetahui, tahun lalu Nining pergi bersama rombongan keluarganya ke Palabuhanratu dan dinyatakan hilang.

“Saya belum mendengar tuh ada masalah. Tapi secara pasti belum tahu ya. Yang jelas, saat itu saya tahu Nining liburan ke Pantai Citepus Palabuhanratu bersama keluarganya dan dikabarkan hilang,” punkgasnya.

(mam/JPC)


Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar