Header Ads

Ribuan Massa #2019GantiPresiden Datang, Ratusan Projo Radikal Hampir Jadi Kerupuk, Begini Kisahnya...


Batam sempat memanas. Ratusan massa pendukung Jokowi yang anarkis, berhadapan dengan ribuan warga pendukung gerakan #2019GantiPresiden.

Jika massa gerakan ganti presiden tersulut emosi, sudah jelas Projo dan Banser bakal jadi kerupuk. Namun, gabungan warga Batam, FPI dan massa Gerindra memilih jalan damai.

Seperti yang dituliskan berikut ini:

Ya ampun, you look so tired. Selasa kemarin dia baru urus paman yang masuk rumah sakit. Mobilnya meledak. Saya dapet kabar ada agenda di Batam. Tapi katanya dia ngga ikut. Kok tiba-tiba datang. Tanpa persiapan apapun. Too kind. Ga pernah curiga sama orang lain. Be strong Mbak Neno. Take rest ya.

Gerindra siap melindungi siapa saja yg dizolimi. Barusan saya coba telefon si Mbak. Tapi ngga diangkat. Maybe sedang istirahat. Tapi kemudian dia kirim pesan WA ini:
Aku dkk termasuk alang setelah 6 jam disandera di bandara Batam , akhirnya kuputuskan keluar dengan segala resiko.

Massa projo dan gojo melempari batu mobil-mobil kami dan baru akan sampai di ujung jalan kami dihadang mobil2 polisi dan satuan satuan bersenjata sampai Kapolda pun ada di sana namun tdk mau menerima telpon dari Ketua DPR dan Wakil Ketua DPR yg memantau tersanderanya kami sejak sore hari.

Suasana mencekam sampai akhirnya panglima Abu Gaza yang telah orasi di ribuan massa umat yg mendengar berita dr medsos, Abu Gaza dan panitia mengadakan perjanjian dan kami yang semula dipaksa kembali ke bandara oleh para polisi, lalu dibebaskan dan diiringi takbir ribuan umat, mobil kami meluncur menuju penginapan.

Para relawan emak militan Batam dan pasukan Gerindra serta Laskar FPI yang menjadi Komando Utama, mengantarkan kami ke penginapan.

Relawan #2019GantiPresiden teruslah berdoa dan semangat tanpa pernah menyerah krn jika kebenaran telah datang maka kebatilan pasti akan lenyap.

Saya tanya, are you okay?

Mbak Neno jawab ya ok. Sudah di penginapan. Di luar ada ribuan laskar jagain. (Jeng Wen  Jian)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







1 komentar:

  1. Pasti yg menghadang bukan asli Masy.setempat...para pendatang mencari sesuap nasi aking

    BalasHapus