TERBONGKAR! Begini Modus China Hancurkan UKM Melalui Situs Jual Beli - Radar Pribumi

Header Ads

TERBONGKAR! Begini Modus China Hancurkan UKM Melalui Situs Jual Beli

Bagaimana nasib UKM di Marketplace?


Seorang warganet tamatan sekolah bisnis di Inggris secara gamblang membongkar rencana China menghancurkan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia melalui situs jual beli.

Sudah saya singgung sebelumnya, UKM harus hati-hati kalau hanya mengandalkan kanal marketplace untuk jualan. Nah, bener kan 😉

Marketplace memilki data transaksi seller, produk mana saja yang laris, dari situ mereka akan mengembangkan produk sendiri. Sudah cukup sering kejadian, produk laris UKM tiba-tiba muncul kloninganya dengan harga lebih murah karena maklon/oem dari luar alias impor.

Sekedar informasi, 94% barang yang dijual di marketplace sekarang adalah impor. Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa)

UKM importir sih iya, tapi itupun juga tidak akan lama, karena tahap selanjutnya seller-seller luar akan banyak direct selling ke market indo. Jadi jangan heran kalau nanti akan banyak seller dari tiongkok misalnya, jualan di lazada atau tokped. Barang langsung dikirim dari sana dengan ongkir murah. 

Kok bisa murah? Itulah pintarnya Tiongkok, mereka punya program OBOR (One Belt One Road) alias jalur sutra abad 21, ngeri dan ciamik strateginya. Kapan-kapan saya bahas. Dan kok rasanya pemerintah kurang aware ya dalam geostrategi gini yah. Barang marketplace 94% impor aja, Kemendag baru sadar akhir-akhir ini. 😅

Kalau anda brand owner lokal, pertimbangkan bijak apakah perlu memakai kanal marketplace. Kalaupun iya, jangan jadikan itu jangka panjang, yang pegang database buyer mereka. Anda harus mulai membangun kanal penjualan yang dimana database buyer anda yang pegang. :)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







1 komentar:

  1. pemimpin yang bisa aware terhadap kasus ini hanya pemimpin yg punya pengalaman thd dirinya , kalau nggak ada pengalam sampai kiamatpun yoo panggah kalah, kalah licik..

    BalasHapus