Header Ads

Ketum PPP : Prabowo Ingin Dipinang Jadi Wapresnya Jokowi di 2019


Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy mengungkap rencana Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Komunikasi politik antara dua tokoh yang pernah bersaing dalam Pilpres 2014 itu pun terjadi cukup intensif.

"Bulan November 2017, Pak Jokowi dan Pak Prabowo bertemu dua kali. Dan di situ ada semacam keinginan, tapi saya tidak bisa pastikan apakah itu lebih dari keinginan Pak Prabowo atau Pak Jokowi. Saat itu Pak Prabowo menyampaikan dalam pertemuan yang terakhir di Bulan November itu, 'Saya merasa sangat terhormat di akhir perjuangan saya bisa dipinang sebagai wakil presiden'," ujar Romahurmuziy usai membuka Munas Alim Ulama di Semarang, Jumat (13/4/2018).

Pria yang akrab disapa Gus Rommy itu menambahkan, Jokowi sempat minta pendapatnya tentang rencana tersebut. Seketika, Gus Rommy mengatakan setuju terhadap duet Jokowi-Prabowo karena berdasarkan survei akan mendulang suara hingga di atas 70%.

"Kenapa saya tahu? Karena waktu itu Pak Jokowi juga menanyakan kepada saya. 'Bagaimana menurut Mas Rommy apakah ini baik atau tidak kalau Pak Prabowo saya gandeng sebagai wakil presiden?' Saya waktu itu tanpa berkonsultasi kepada siapapun langsung mengatakan setuju."

"Kaget juga Pak Jokowi menanggapi jawaban saya. Tapi waktu itu saya pilih untuk menyetujui serta mengatakan akan ada aklamasi nasional, karena semua survei menyatakan kalau Jokowi-Prabowo bersatu maka di atas 70 persen (perolehan suara)," sambungnya.
(kri)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar