Header Ads

BIADAB! Tank Israel Tembaki Warga Palestina, 16 Syahid


Setidaknya 16 orang Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka oleh aksi brutal yang dilayangkan oleh pasukan keamanan Israel dalam menghadapi salah satu aksi demonstrasi terbesar oleh warga Palestina di sepanjang perbatasan Israel-Gaza dalam beberapa tahun terakhir, para pejabat medis Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Militer Israel tanpa rasa bersalah mengatakan, satu tank melepas tembakan atas dua tersangka yang melakukan kegiatan mencurigakan di dekat pagar pengamanan.

Seorang petani Palestina tewas kena tembakan tank Israel di Gaza menjelang berlangsungnya aksi unjuk rasa massal di kawasan perbatasan Gaza, menurut pihak berwenang Palestina.

Insiden -yang juga menyebabkan seorang pria lainnya cedera- terjadi di dekat kota Khan Yunis di perbatasan selatan Gaza.

Otorita Kesehatan Gaza menyebutkan korban jiwa adalah Omar Samour, 27 tahun, yang menurut saksi mata sedang bekerja di lahan pertaniannya ketika tembakan mengenainya.

Puluhan ribu warga Palestina, mendesak untuk mendapatkan hak kembali bagi para pengungsi ke tempat yang sekarang menjadi wilayah Israel, mereka berkumpul di sepanjang perbatasan sepanjang 65 km (65 mil) di mana tenda didirikan untuk aksi protes selama enam minggu yang telah direncanakan, tutur pejabat setempat. Perkiraan militer Israel adalah sebanyak 30.000 warga Palestina ambil bagian dalam aksi tersebut.

Para keluarga membawa anak-anak mereka ke perkemahan hanya beberapa ratus meter dari tembok keamanan Israel dengan daerah kantong yang dikelola oleh Hamas. Namun, seiring berlalunya hari, ratusan pemuda Palestina mengabaikan imbauan dari penyelenggara dan militer Israel untuk menjauh dari daerah perbatasan, di mana tentara Israel di seberang perbatasan selalu mengawasi mereka.

Militer Israel juga mengatakan pasukannya telah menggunakan tembakan langsung hanya terhadap orang-orang yang berusaha mencabut pagar keamanan perbatasan, beberapa di antaranya menggelindingkan ban dan melemparkan batu, dan setidaknya dua dari yang tewas adalah pasukan Hamas.

Para pejabat kesehatan Palestina mengatakan pasukan Israel menggunakan sebagian besar tembakan terhadap para pengunjuk rasa, di samping gas air mata dan peluru karet. Para saksi mengatakan militer telah menempatkan pesawat tak berawak (drone) ke atas setidaknya satu lokasi untuk menjatuhkan gas air mata.

"Salah satu yang tewas berusia 16 dan setidaknya 400 orang terluka oleh tembakan langsung, sementara yang lain terkena peluru karet atau dirawat karena menghirup gas air mata," tutur pejabat kesehatan Gaza, sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (31/3/2018).

"Dua warga Palestina tewas akibat tembakan tank," ujar Kementerian Kesehatan Gaza. Militer Israel mengatakan keduanya adalah militan yang menembaki pasukan di seberang perbatasan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel harus bertanggung jawab atas kekerasan dan menyatakan Sabtu (31/3/2018) sebagai hari berkabung nasional.

"Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dijadwalkan bertemu hari Jumat untuk membahas situasi di Gaza," pungkas para diplomat. (reuters/bbs)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar