Header Ads

Pernah Sakit Jiwa, Emak Gigit Polisi Diproses Secara Hukum... Orgil Aniaya Ulama Kok Didiemin Aja?


Anik Tri Kurniawati (45), ibu yang menabrak dan menggigit Briptu Erlangga Hananda Seto karena tidak terima ditilang ternyata pernah mengalami gangguan kejiwaan.

Meski begitu, jajaran Sat Reskrim Polres Kudus memastikan penanganan perkara ini tetap dilanjutkan sesuai ketentuan.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan saat melakukan pemeriksaan terhadap Anik, pihaknya menemukan riwayat gangguan kejiwaan.

Untuk memastikan hal tesebut, pihaknya membawa Anik ke RSUD dr Loekmonohadi untuk diperiksa kondisi kejiwaannya.

"Kami masih menunggu hasil dari rumah sakit," kata Onkoseno, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (23/2).

Onkoseno menambahkan, karena hasil pemeriksaan kesehatan jiwa dari RSUD dr Loekmonohadi Kudus belum ada, maka pihaknya tetap akan melanjutkan penanganan kasus ini.

Ada dua hal yang dijeratkan polisi kepada Anik Tri Kurniawati. Yakni perbuatan tidak menyenangkan dan melawan petugas yang sedang melaksanakan tugas.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit, kami tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan, perkara tetap lanjut," tandasnya.

Anik yang kini berstatus tersangka penyerangan polisi itu merupakan warga RT 03 RW 05 Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.

Ia terkenal setelah video aksi gigit tangan yang dilakukannnya viral di sosial media. Dalam video amatir itu Anik melampiaskan emosi kepada Briptu Erlangga dengan menabrakkan sepeda motor hingga menggigit tangan Briptu Erlangga lantaran tidak terima ditilang.

Saat diberhentikan Briptu Erlangga, Anik tidak mengenakan helm. Setelah diminta untuk menunjukkan SIM dan STNK, Anik tidak bisa memberikan dengan alasan dibawa oleh sang anak. [nes]

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar