Header Ads

PARAH! Bawa Nama Keluarga Djojohadikusumo, Akun Cebong : Prabowo Bakal Kalah dan Meninggal!


Keluarga besar Djojohadikusmo sepakat tidak ingin Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Informasi mengenai kesepakatan keluarga besar Djojohadikusumo tersebut muncul di dunia maya. Adalah akun Twitter @DaulatDalimunte yang memunculkanya.

Dalam kultwittnya dia menyebut ada pertimbangan besar yang membuat keluarga besar sepakat minta Prabowo tidak maju capres 2019. Keluarga tidak ingin kehilangan Prabowo.

Pengalaman saat pilpres lalu jadi pelajaran berharga buat keluarga. Kondisi kesehatan Prabowo menurun drastis usai pilpres.

"Keluarga besar tidak ingin kehilangan Prabowo. Keluarga besar Djojohadikusumo sudah sangat bersyukur dengan anugerah Tuhan kepada Prabowo. Sudah berlebih. Kufur nikmat dengan memaksa Prabowo maju capres dikhawatirkan menimbulkan bencana," kicau dia, Selasa (27/2).

Di luar pertimbangan keluarga, @DaulatDalimunte menyebut peluang Prabowo menang pilpres tipis. Prabowo tidak disukai mayoritas etnis tertentu.

Tuduhan miring terhadap Prabowo yang terus dikampanyekan ini merujuk ucapan Prabowo yang diplintir, sehingga Prabowo dipersepsikan etnis tersebut telah "mengkhianati" Soeharto dan bangsa Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo terkait sikap konglomerat etnis tersebut menolak permohonan Soeharto agar menyisihkan 1-2.5% laba bersih konglomerasi untuk membantu pribumi.

"Kalau ada kader Gerindra ngotot dorong Prabowo maju capres 2019, sebaiknya berpikir ulang. Kasihan Prabowo, keluarga sepakat lebih baik Prabowo tidak jadi presiden daripada kehilangan Prabowo," kicau @DaulatDalimunte.

Sementara itu, keponakan Prabowo Subianto, Aryo Djojohadikusumo menyebut bahwa kabar yang datang dari kutwit akun Twitter @DaulatDalimunte itu sebagai informasi bohong alias hoax.

"Hoax itu," singkat Aryo yang nampak kaget mendengar kabar ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/2).

Anggota Komisi VII DPR RI menegaskan bahwa pihaknya akan segera melaporkan kicauan ini ke pihak yang berwajib sebagai informasi hoax

"Saya akan bahas dengan tim hukum untuk melakukan langkah selanjutnya," tukasnya..[dem]

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar