Header Ads

PANAS! Kapal Biksu Myanmar Dikejar-kejar Nelayan Aceh Sambil Teriak, "Berhenti Setan Botak!"

Janji Biksu Myanmar yang ingin membawa pulang etnis Rohingya ternyata bukan hanya gertak sambal semata.

Beberapa kapal nelayan Aceh yang sedang mencari ikan, melakukan pengejaran terhadap kapal yang berisi biksu di perairan Aceh.

Hal tersebut diakui Nurdin (43), salah satu nelayan Aceh yang melakukan pengejaran. Nurdin mengungkapkan, mereka telah mengintai masuknya kapal asing sejak malam. Setelah diamati, semua awak kapal tersebut berkepala plontos, khas biksu.

"Kami sudah curiga sejak malam. Kok ada kapal asing yang tidak pernah kami lihat sebelumnya. Saya dan kawan-kawan langsung melakukan pengintaian," ujar Nurdin.

Tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Nurdin mengumpulkan nelayan-nelayan lain melalui radio. Lalu melakukan pengejaran ke kapal yang diawaki puluhan pria botak tersebut.

"Setelah saya kumpulkan teman-teman, kami lakukan pengejaran," lanjut Nurdin.

"Sambil berteriak, kami melemparkan apa saja barang yang bisa dilempar ke arah kapal mereka. Hingga mereka balik arah," tutup Nurdin, diiyakan rekan-rekan nelayannya.

Lebih dari setengah juta Rohingya melarikan diri dari persekusi militer Myanmar di Rakhine yang diluncurkan pada akhir Agustus lalu. Tindakan keras itu dikecam Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai aksi pembersihan etnis.

Myanmar menampik telah melakukan pembersihan etnis, mengatakan pihaknya memerangi teroris Rohingya yang telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan keamanan.

Akar permasalahan di sini adalah penolakan Myanmar yang berpenduduk mayoritas Buddha untuk memberikan status kewarganegaraan bagi etnis minoritas Muslim yang dipandang warga sebagai imigran ilegal asal Bangladesh dengan sifat tidak simpati atau kasar. (krg)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar