Header Ads

HEBOH! PDIP Minta MUI Agar Babi Panggang Halal


Wakil Ketua PDIP Bali Nyoman Parta mengatakan, babi bukanlah penyebab tunggal meningitis. Selain bakteri, ada virus, jamur, dan parasit.

Menurut dia, masyarakat Bali yang mengonsumsi babi diminta benar-benar memasak dengan matang.

Dalam kegiatan itu, PDIP Bali juga menghadirkan pakar dari Universitas Udayana.

Di antaranya, Prof Komang Budaarsana (katua Asosiasi Ilmuan Ternak Babi Indonesia).

Kala itu Komang menjelaskan soal bakteri meningitis Streptococcus suis (MMS).

Menurut Komang, bakteri MMS bisa mati pada suhu 56 derajat Celsius.

Nah, mereka yang mengonsumsi daging babi guling harus mematangkannya dengan suhu 110 derajat selama dua jam.

"Peralatan yang dipakai juga harus bersih," kata Komang.

Menurut Komang, masyarakat Bali memang perlu diedukasi untuk memahami bakteri MMS karena sebagian besar mengonsumsi babi.

Selama lebih dari 20 tahun, bakteri tersebut menjadi masalah di peternakan babi.

MMS, menurut Komang, tidak hanya menginfeksi babi, tapi juga bisa menyerang manusia.

Upaya DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali untuk mengedukasi masyarakat tentang penyakit meningitis pada hewan babi berbuah kabar hoaks.

Berita tentang kegiatan itu dipelintir blog panca-news.blogspot.co.id dengan membuat tulisan yang terkesan mengadu domba.

Tulisan hoax yang dimaksud itu berjudul Mulai Tahun Depan, PDIP Minta MUI Agar Babi Panggang Halal Untuk Dikonsumsi di kalangan Masyarakat Termasuk Pesantren.

Siapa pun yang hanya membaca judul berita itu mungkin akan terpancing emosi.

Terutama umat muslim yang memang tidak mengonsumsi babi. Apalagi, berita itu disertai foto sejumlah orang berbatik merah dengan latar belakang logo PDIP serta babi panggang di atas meja.

Foto tersebut memang asli. Kejadiannya juga benar di kantor sekretariat DPD PDIP Bali, 21 Maret 2017.

Namun, judul tulisan blog panca-news.blogspot.co.id yang ngawur.

Di tulisan itu sama sekali tak ada penjelasan bahwa PDIP meminta MUI untuk menghalalkan babi panggang.

Isi tulisan blog panca-news.blogspot.co.id ternyata mengutip sejumlah portal berita.

Isinya terkait sosialisasi penyakit meningitis pada babi.

Berita tentang kegiatan itu sebenarnya juga dipublikasikan media-media lokal. Baik cetak maupun online.

Termasuk situs resmi DPD PDIP Bali. Pada media-media mainstream itu, tidak ditemukan adanya kalimat PDIP meminta MUI menghalalkan babi.

Blog panca-news.blogspot.co.id tidak hanya piawai memelintir berita. Situs itu juga meresahkan karena menampilkan iklan-iklan dengan gambar konten dewasa.

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar