Header Ads

Korban Perkosaan Bikin Laporan, Eh... Malah Ditanya, "Enak kan Bu?"

Herniawati datang bersama anaknya ke Sentra Pelayanan Polisi Polres Balikpapan, Selasa (12/9), untuk mengadu bahwa dirinya menjadi korban pemerkosaan.

Herniawati juga menunjuk muka sejumlah petugas. Selain itu, dia menyebut sejumlah nama pejabat.

"Bisanya kamu bilang seperti itu. Saya ke sini buat laporan. Kok bisanya dibilang 'enak'. Kamu tidak tahu berhadapan dengan siapa, ya?" kata Herniawati dengan nada keras.

Ulah Herniawati membuat sejumlah pelayanan terganggu.

Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta sampai harus menghentikan rapat dengan pejabat utama.

Sejumlah polisi dan polwan pun berusaha menghentikan teriakan perempuan tersebut.

Herniawati digiring ke ruang tersendiri untuk ditenangkan. Sementara itu, anaknya digendong seorang polisi.

"Saya ke sini buat laporan pemerkosaan diri saya sejak 2012 lalu. Namun, malah dibilang 'enak kan, Bu?'. Apa enaknya? Saya diperkosa. Kalau diperkosa, ya, sakit," ucap Herniawati.

Dia mengaku diperkosa oleh oknum aparat dari Satpol PP dan kepolisian.

Setelah ditenangkan, Herniawati pergi menggunakan motor matik.

Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu D Suharto mengatakan, tuduhan pemerkosaan itu tidak valid.

Pasalnya, pihak keluarga menyebut Herniawati menderita depresi sejak lama. (rdh/rsh/k15)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar