Header Ads

Kisah Penjaga Mesjid yang Raih Cumlaude di Unsoed

Keluarga yang tak mampu, bukan penghalang bagi pria bernama Diar Budi Utama. Dia tetap bisa meraih cita-citanya menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Sehari-hari, Diar bekerja sebagai seorang marbot atau penjaga Masjid Al Fattah di Perumahan Sumampir, Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas. Tapi, semangatnya belajar sangat tinggi.

Bahkan ia pun menjadi salah satu dari sekian banyak sarjana yang menerima penghargaan sebagai lulusan terbaik dengan predikat cum laude. Lulusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Soedirman (Unsoed) ini meraih IPK 3,85 dengan masa studi empat tahun.

Selama menjadi pengurus masjid, Diar yang kelahiran Tasikmalaya, 28 Oktober 1994 ini tetap aktif dalam kegiatan di kampus. Tidak hanya dalam bidang perkuliahan saja, Diar pun mampu berprestasi dalam bidang lainnya.

Misalnya, dia pernah menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi FISIP Unsoed 2016, Co Trainer Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM), Co Trainer Pengembangan Karakter Kepribadian Mahasiswa (PKKM) dan Delegasi Terbaik dalam kegiatan Temu Administrator Muda Indonesia 2016.

"Selama kuliah saya mendapat beasiswa PPA dari Kemenristek Dikti. Jadi tidak terlalu membebani orangtua. Sebagai marbot, saya tidak digaji," ujarnya dikutip dari Merdeka.com, Jumat 15 September 2017.

Sementara itu, orangtuanya hanya pemilik warung kelontong dengan penghasilan yang tak pasti setiap bulannya. Keberhasilannya mendapatkan beasiswa itu tentu membuat Diar mampu mewujudkan keinginannya melanjutkan kuliah tanpa banyak membebankan biaya pada orangtua.

Selepas wisuda, Diar berharap dapat melanjutkan studinya di jurusan Manajemen Bencana, Universitas Pertahanan Bogor. Pasalnya, dia memiliki keinginan untuk membantu masyarakat di daerah rawan bencana.

Rektor Unsoed, Dr Ir Achmad Iqbal MSi mengaku bangga pada wisuda kali ini, wisudawan terbaik diraih oleh para penerima beasiswa Bidikmisi. Hal ini membuktikan bahwa Unsoed peduli dengan mahasiswa yang mengalami kesulitan keuangan.

"Intinya, Unsoed adalah kampus kerakyatan dan memiliki kepedulian kepada mahasiswa yang kurang secara finansial," ujarnya.

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar