Header Ads

MYANMAR MEMBARA! Taliban dan Etnis Rohingya Serang 30 Kantor Polisi dan Militer, Suu Kyi Marah Besar

Etnis Rohingya yang selama ini terus menerus menjadi korban kezaliman pemerintah Myanmar, akhirnya angkat senjata. Dibantu pasukan Taliban, mereka mulai melakukan serangan ke 30 kantor polisi dan militer Myanmar.

Pemerintah Myanmar mengevakuasi sedikitnya 4.000 penduduk nonmuslim dan staf pemerintah dari lokasi bentrokan bersenjata antara kelompok pemberontak Rohingya yang dibantu pasukan Taliban dan pasukan militer Myanmar di barat daya Rakhine.

Bersamaan dengan itu, sekitar 2.000 warga muslim Rohingya telah melarikan diri ke arah perbatasan Bangladesh, menghindari pertempuran yang terburuk sejak Oktober tahun lalu.

Menurut Menteri Kesejahteraan Sosial Myanmar Win Myat Aye, pihaknya telah menyiapkan tempat tinggal bagi mereka yang dievakuasi seperti biara Buddha, gedung pemerintah, dan kantor polisi di kota-kota besar di Myanmar. Tapi tempat evakuasi hanya ditujukan bagi warga non Rohingya.

"Kami bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah setempat untuk menyediakan makanan kepada penduduk," kata Win Myat Aye seperti dikutip dari Reuters.

Namun dia tidak dapat menjelaskan rencana pemerintah untuk membantu warga Rohingya. "Ini sangat sulit untuk dijelaskan, ini situasi konflik sehingga sangat sulit untuk mengatakan siapa benar atau salah," ujarnya seperti dikutip dari The Irrawaddy.

Sudah 98 orang tewas dalam pertempuran yang pecah pada Jumat, 25 Agustus 2017. Jumlah itu terdiri atas 80 pemberontak Rohingya dan 12 anggota pasukan keamanan.

Pemimpin de facto, Aung San Suu Kyi, mengutuk bentrokan bersenjata dan menggunakan bom rakitan untuk menyerang 30 kantor polisi dan markas militer.

Hingga ini, Suu Kyi, menurut kritikan negara-negara Barat, tidak berbicara keras tentang persekusi yang dialami etnis minoritas Rohingya bertahun-tahun lamanya. Malah sebaliknya membela militer dalam serangan pada Oktober tahun lalu.

THE IRRAWADDY | REUTERS | MARIA RITA

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar