Header Ads

Jadi Backing Debt Collector, Oknum Polisi Kritis Dimassa Warga Langkat



Aksi main hakim sendiri terjadi di Kabupaten Langkat, Kamis (23/3/2017) sore. Empat orang pria dimassa warga. Dua di antaranya berhasil kabur. Sedangkan dua lagi kritis babak belur, termasuk seorang anggota kepolisian.

Peristiwa yang terjadi di Dusun 2, Desa Selotong, Kecamatan Secanggang itu berawal dari aksi debt kolektor, Tugino Cs yang bekerja sama dengan seorang personil Yanma Poldasu, Bripka Rudi. Tugino, Bripka Rudi dan dua rekan mereka berupaya untuk menarik satu unit sepeda motor merk Verza warna hitam milik si Jul, warga Desa Paluh Kurau, Kab Deliserdang.

Begitu mendapat kabar soal keberadaan sepedamotor tersebut, kawanan ini langsung melakukan pengintaian. Hasilnya, mereka melihat Honda Verza itu sedang dikendarai istri Jul yang bernama Nana.

Karena diberhentikan oleh Tugino Cs di tengah jalan, Nana sempat melakukan perlawanan dan berontak. Namun akhirnya Nana dan keempatnya ambil jalan damai. Mereka pun singgah ke rumah Usman Syahputra alias Man Batak di Dusun 9, Karang Gading Deli.

Di rumah Usman, mereka telah sepakat. Pemilik sepeda motor pun menerima surat penarikan dari debtkolektor. Setelah itu keempatnya pulang dengan satu orang membawa sepeda motor Verza, sedangkan lainnya naik mobil Avanza BK 1675 KK.

Namun, setelah mereka keluar dari rumah Usman Syahputra alias Man Batak, Tugino Cs diteriaki dengan tuduhan penculikan hingga mengundang perhatian massa warga. Spontan terjadilah pengejaran terhadap kawanan debtkolektor itu.

Tepat di Dusun 2 Selotong, mobil Avanza itu berhasil dihadang oleh massa sehingga terjadi pengeroyokan. Dua orang berhasil melarikan diri, atas nama Adam Pohan dan seorang lagi yang hingga berita ini diterbitkan belum diketahui jelas identitasnya.

Sementara dua orang babakbelur dihakimi massa, yakni Tugino dan Bripka Rudi dari Yanma Poldasu. Massa diperkirakan ribuan orang dari Desa Selotong dan desa sekitarnya. Setelah mendapat kabar, Kapolsek Secanggang beserta anggota melakukan pengamanan di TKP, kemudian pada pukul 17.00 wib korban dapat dievakuasi dengan bantuan personil Polres Langkat. (red)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar