Header Ads

Lagu "Ganti Presiden 2019" Terdengar di Carrefour, Cebong Kepanasan, Ini Kronologinya...


Media sosial tengah diramaikan dengan beredarnya pengakuan seorang netizen yang mendengarkan lagu 'Ganti Presiden 2019' di sebuah pusat perbelanjaan.

Pengakuan ini beredar di media sosial dan WhatsApp grup yang kemudian diuanggah ulang oleh akun Twitter @ILoSanre pada Sabtu (2/6/2018).

Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Carrefour Lebak Bulus.

Dalam unggahan tersebut, terlihat pengakuan seorang pengunjung yang datang bersama temannya untuk berbelanja.

Pengunjung yang tidak disebutkan namanya ini pun menjelaskan bhawa ia sempat berpisah dengan temannya karena sibuk dengan belanjaan masing-masing.

Kemudian, di sela-sela berbelanja, tiba-tiba terdengar lagu 'Ganti Presiden 2019' dari sound system pusat perbelanjaan itu.

Hal tersebut membuatnya terkejut sekaligus kesal, di saat yang bersamaan, temannya yang berada di area perbelanjaan yang lain meneleponnya dan mengaku turut kesal mendengar lagu tersebut berkumandang.

Pada awalnya, pengunjung dengan temannya ini hendak melayangkan protes kepada manajemen, namun ia menyadari satu hal yang membuatnya mengurungkan diri untuk tidak melakukannya.

Ia memilih untuk membatalkan rencana belanja di Carrefour dan berjanji tidak akan berbelanja di sana lagi.

"Dapet info dari WAG kalo @TransmartCarre4 lebak bulus memutar lagu 2019GantiPresiden, tolong @TransmartIND klarifikasi mengenai hal ini. Apakah Transmart/Carrefour anti Jokowi?" kicau akun @ILoSanre.

Unggahan ini pun menjadi viral di media sosial dan kemudian pihak Trans Retail memberikan klarifikasinya terkait isu yang beredar.

Tanggapan ini dilansir Tribunnews.com dari Kompas.com dan akun Twitter Transmart Indonesia pada Minggu (3/6/2018).

Dalam klarifikasinya tersebut, PT Trans Retail Indonesia membantah secara sengaja memutar lagu 'Ganti Presiden 2019' di Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Hal ini dijelaskan oleh GM Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid melalui keterangan tertulisnya pada Minggu (3/6/2018).

"Kami sudah melakukan penyelidikan secara serius dan menyeluruh dengan pengecekan ke lapangan sehingga dapat dipastikan bahwa suara lagu yang dikumandangkan tersebut bukan berasal dari sound system toko kami," jelasnya.

Pihaknya menyayangkan kejadian ini karena dikatakan ada channel televisi yang sedang menayangkan pembahasan viral lagi tersebut.

Hal inilah yang membuat seolah-olah lagu tersebut diputar oleh pihak toko dan terdengar oleh pengunjung yang tidak mengetahui secara persis sumber suara tersebut berasal dari sebuah channel televisi.

Satria juga menjamin bahwa PT Trans Retail Indonesia tidak terlibat aktivitas politik apapun.

Dan juga memastikan semua lagu yang diputar di seluruh gerainya selalu dicatat, dimonitor, dan dikontrol dengan baik dalam Standard Operational Procedure (SOP) yang jelas.

"Untuk itu, kami menjamin bahwa PT Trans Retail Indonesia tidak terlibat aktif dalam aktivitas politik apapun. Kami murni menjalankan operasional ritel untuk memenuhi kebutuhan sehari hari masyarakat Indonesia," jelas Satria. (bbs)

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar