Header Ads

Tulisan Netizen Kreatif tentang Menolak Lupa, Antara Jamu dan Sirup!


Seorang netizen mengumpulkan data dan fakta dari debat capres 2014 hingga sekarang. Diantaranya adalah tentang kata 'BOCOR' yang menjadi karma presiden terpilih dan antara jamu dan sirup. Simak tulisan menggigit berikut ini.

SAAT DEBAT CAPRES, 2014 :



- PRABOWO :
"Bikin kartu ini, bikin kartu itu bisa saja Pak Jokowi. Tapi dananya dari manaaa ???
Emang uang bisa turun dari langit !? Anggaran kita bocor pak Jokowi, BOCORR ... !!!"

- JOKOWI :
"Anggarannya ada, dananya ada. Tinggal kita mau kerja atau tidak, hanya itu, mau kerja atau enggak."

SAAT JOKOWI KAMPANYE DI KALIMANTAN :


- JOKOWI :
"Nonton debat semalam gak ? Masak isinya 'BOCOR, BOCOR' terus, emang pompa aer !?
Hehehe ... (cengengesan)"
- MASSA : "Hahahaha, Prabochor, , Prabochor ... (ketawa riuh melecehkan Prabowo)"

SETELAH JOKOWI MENANG PILPRES :


- JOKOWI : "Kalau APBN-nya seperti ini, mana bisa saya menjalankan program kerakyatan saya. Saya butuh dana untuk membikin kartu sehat, kartu pintar dan program lain. Harga BBM bersubsidi mesti dinaikkan, kalau tidak kita tidak punya dana lagi.

(padahal waktu didebat capres katanya dananya ada, Katanya tinggal kerja aja)"

Jokowi di Muktamar PKB (31 Agustus 2014)


"Kita perlu menyelamatkan anggaran negara yang bocor ..."

(Hadirin para muktamarin ketawa mendengar Joko menyebut kata 'bocor')

"Ya, kita harus menyelamatkan banyaknya kebocoran ini"
(Jokowi dengan mimik serius).

sekarang biar masyarakat & Jokower sendiri yang menilai ...

Note :
Prabowo memberikan jamu ... pahit rasanya tapi menyehatkan.
Jokowi memberikan sirup, manis tapi membahayakan.
Kenyataannya rakyat lebih memilih sirup dari pada jamu ...
Dan ini lah yang terjadi saat ini ...

Selamat menikmati sirup yang meradangkan tenggorokan,
Membuat badan meriang,
Sariawan. Dan bentar lagi kena diabetes melitus komplikasi luka borok yg sulit disembuhkan.

#Untukmu Pak Dhe
Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar