Header Ads

Sebarkan Tulisan "Allah adalah Gay", Politikus Ini Dilarang Masuk Inggris Selamanya!


Politisi Kanada Lauren Southern dideportasi untuk selamanya dari Inggris karena menyebarkan kebencian dengan selebaran bertuliskan Allah adalah gay.

Sebelumnya, Southern membagikan materi rasis yang menuliskan 'Allah adalah Tuhan Gay' dan 'Allah adalah 'trans' di Luton, Inggris awal tahun ini seperti dilansir Metro, Minggu, (25/3).

Ia menggambarkan aksi itu sebagai eksperimen sosial tetapi polisi membubarkannya setelah mendapat keluhan dari masyarakat. Mereka juga memperingatkan, hal itu dapat menciptakan pelanggaran ketertiban umum dan jika dia tidak berhenti, dia dapat ditangkap.

Sementara dia tidak ditangkap selama aksi di bulan Februari, Southern ditahan di Calais ketika dia mencoba masuk ke Inggris pada 13 Maret. Ia ditahan di bawah Undang-Undang Terorisme dan dilarang masuk karena tindakannya menghadirkan ancaman terhadap fundamental kepentingan masyarakat dan kebijakan publik Kerajaan Inggris.

Southern dikatakan akan berusaha masuk ke Inggris untuk bertemu dengan tokoh-tokoh sayap kanan Martin Sellner dan Britanny Pettibone di mana keduanya juga telah dilarang masuk Inggris saat mendarat di Bandara Luton.

"Mengapa rasis mengatakan Allah itu gay tetapi tidak rasis untuk mengatakan bahwa Yesus adalah gay?”, ujarnya.

Ia mengatakan, Inggris perlu memiliki diskusi tentang ini sebelum mereka tidak lagi bisa memiliki percakapan sama sekali. Komunitas amal antirasisme, Hope Not Hate, mendukung Southern yang dilarang memasuki Inggris dengan alasan bahwa dia memiliki sejarah pandangan sayap kanan yang ekstrim termasuk menyebut Muslim sebagai orang barbar.

(ina/JPC)
Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar