Header Ads

Tulisan Pak Dosen Ini Makjleb Banget!, "Pencitraan Jokowi Hancur Lebur"


ANIES Baswedan kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video yang memperlihatkan Anies Baswedan dicegat oleh Paspampres saat hendak turun dari podium GBK untuk turut mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan Piala Presiden kepada Persija selaku pemenang, menjadi bulan-bulanan para netizen mempertanyakan perlakuan tak lazim tersebut.

Beberapa netizen membandingkan bagaimana peristiwa terjadi pada Final Piala Presiden sebelumnya yang memperlihatkan Gubernur tertentu diajak ke podium untuk turut serta mendampingi Presiden Jokowi dalam penyerahan piala kemenangan.

Perlakuan tak lazim ini bukannya menurunkan pamor Anies Baswedan, tapi justru Anies dapat tiket kampanye positif sebagai politikus di media sosial. Final piala Presiden yang seharusnya bisa menjadi kontribusi positif bagi pemerintahan Jokowi, justru dinodai oleh anak buahnya sendiri dengan cara memperlakukan Anies secara tidak lazim saat di GBK.

Politikus kawakan Maruarar Sirait selaku Ketua SC kini menjadi sorotan para netizen pasalnya beliau dituding sebagai dalang dibalik insiden tak lazim terhadap Anies. Para netizen juga mulai mengungkit jejak Maruarar Sirait yang memang seperti anak tiri dalam pemerintahan Jokowi.

Masih segar dalam ingatan masyarakat saat Maruarar Sirait menggunakan kemeja putih mondar-mandir di istana negara sesaat sebelum pengumuman kabinet Jokowi-JK. Semua orang memprediksi beliau bakal masuk jajaran kabinet. Namun tiba-tiba batang hidungnya hilang ditelan zaman dan tak pernah muncul dipermukaan.

Setelah sempat menghilang beliau mencoba muncul menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara. Baliho dan spanduk bertebaran dimana-mana. Namun lagi-lagi hasrat politiknya harus tenggelam karena elektabilitasnya mungkin dianggap tak mampu menaikkan citra partai moncong putih di Sumatera Utara.

Kini para netizen beranggapan etika politik Maruarar Sirait sama halnya dengan politikus amatiran. Final Piala Presiden yang seharusnya bisa menaikkan citra tim pemenang, kinerja panitia pelaksana dan pemerintahan, terpaksa hilang akibat video perlakuan tak lazim paspampres terhadap Anies.

Anies memang hebat, gara-gara perlakuan tak lazim terhadap dirinya di GBK, kini panitia pelaksana piala presiden dan juru bicara presiden angkat bicara seolah klarifikasi peristiwa hal tersebut kepada khalayak ramai padahal Anies tidak berkomentar sedikitpun atas insiden terhadap dirinya apalagi meminta klarifikasi dari panitia ataupun juru bicara presiden.[***]

Dr. Muhammad Abrar Parinduri, MA
Dosen PTIS Jakarta
Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar