Header Ads

SALUT!!! Terus Membela Habib Rizieq, Pigai Diancam Penguasa Kalangan Istana


Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai membongkar rahasia yang selama ini disimpannya. Pigai pernah diancam penguasa agar membatalkan niat bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, di Arab Saudi.

Hal itu diungkapkan jurubicara Presidium Alumni 212, Aminuddin, dalam Dialog Kebangsaan Presidium Alumni 212 dengan tema "Mendesak Komnas HAM Membentuk Tim Investigasi atas Teror dan Kriminalisasi Ulama dan Aktivis". Cerita ancaman ke Pigai diutarakan Aminuddin saat memperkenalkan Pigai sebagai salah satu narasumber dialog.

Di situ, Aminuddin memuji kredibilitas Pigai sebagai pejuang HAM tanpa pandang bulu.

"Bung Pigai ini tidak bisa diragukan lagi kredibilitasnya sebagai pejuang HAM. Padahal, FPI waktu itu sempat mengeluarkan pernyataan yang tidak enak kepada beliau, tapi beliau tidak dendam. Beliau tetap membela ulama yang dikriminalisasi," kata Aminuddin di Roemah Rakjat, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (31/1).

Terkait kepercayaan yang besar kepada Pigai, Aminuddin mengaku pernah meminta Pigai untuk menemui Rizieq di Arab Saudi. Tanpa pikir panjang, Pigai langsung menyanggupi. Namun hal itu urung dilakukan karena penguasa menghalanginya. Penguasa di sini ia sebut sebagai "kalangan Istana".

"Natalius Pigai mau menemui Habib Rizieq di Arab Saudi, tapi enggak diperbolehkan, diintervensi oleh kalangan Istana. Begitu juga saat Habib Rizieq ke Singapura, beliau juga tidak diperbolehkan," ungkapnya.

Padahal, lanjut Aminuddin, saat itu Pigai siap menemui Rizieq berbekal uang pribadi. Mendengar itu, Pigai yang duduk di sebelah Aminuddin berceletuk.

"Diintervensi atau diancam?" lontar Pigai sembari tersenyum, tanpa menjelaskan apa yang dimaksud.

Saat berita ini dilaporkan, dialog masih berlangsung. [ald]

Download Aplikasi Berita Radar Pribumi di SINI

Silahkan KLIK LIKE :







Tidak ada komentar